Apa itu Ekonomi Digital?

Ekonomi berbasis teknologi digital merupakan definisi ekonomi digital menurut Don Tapscott, dalam bukunya yang berjudul The Digital Economy: Promise and Peril in the Age of Networked Intelligence.

Apa itu Ekonomi Digital?
pexels.com/Anna Shvets

Ekonomi berbasis teknologi digital merupakan definisi ekonomi digital menurut Don Tapscott, dalam bukunya yang berjudul The Digital Economy: Promise and Peril in the Age of Networked Intelligence.

Ekonomi digital adalah istilah yang mengacu pada transformasi praktik bisnis melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, internet, serta inovasi digital dalam berbagai aspek ekonomi.

Definisi tersebut didasarkan pada pemahaman bahwa ekonomi digital didasarkan pada teknologi digital, seperti internet, smartphone, Internet of Things (IoT), layanan cloud, dan mata uang kripto.

Di dalam ekonomi digital, transaksi bisnis biasanya terjadi secara online, integrasi data dan internet menjadi penting, serta teknologi digital yang dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, juga aksesibilitas dalam berbagai sektor ekonomi.

Ekonomi digital membawa berbagai manfaat bagi masyarakat, di antaranya:

1. Ekonomi digital bisa memfasilitasi transaksi bisnis online, memungkinkan customer berbelanja secara praktis juga mudah melalui e-commerce

Hal ini dapat memberikan kesempatan untuk para pelaku usaha, khususnya bagi usaha kecil dan menengah, untuk memperluas pasar melalui platform digital. 

2. Selain itu, digitalisasi juga mampu mendorong inovasi dan terciptanya lapangan kerja baru di sektor-sektor terkait, misalnya layanan teknologi finansial, logistik, serta kreatif.

Tapi, dalam mengembangkan ekonomi digital ini, masih ada beberapa tantangan yang harus diatasi, salah satunya adalah keamanan internet serta perlindungan data.

Transaksi ekonomi online yang melibatkan data pribadi memerlukan beberapa langkah keamanan siber yang kuat. Hal inu bertujuan untuk membangun kepercayaan customer

Di samping itu, aksesibilitas internet yang merata serta edukasi pengguna juga jadi kunci dalam mengatasi kesenjangan digital.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan, penting bagi beberapa pohak, seperti pemerintah, lembaga keuangan, serta pelaku bisnis untuk bekerja sama.

Peningkatan konektivitas, perlindungan data pribadi , serta edukasi pengguna, menjadi fokus utama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk ekonomi digital. 

Di Indonesia sendiri, ekonomi digital punya potensi besar, karena Indonesia telah mengalami pertumbuhan dalam berbagai sektor digital dan kreatif.

Bank Indonesia pun mendukung ekonomi digital melalui inisiatif Blueprint for Indonesia's Payment Systems 2025, yang bertujuan untuk mencapai inklusivitas keuangan dan integrasi perdagangan.

Dengan pemahaman yang jelas tentang konsep dan manfaat ekonomi digital, serta upaya yang tepat dalam mengatasi tantangan yang ada, diharapkan ekonomi digital akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian secara keseluruhan.