Cara Budidaya Ikan Baung Di Kolam Terpal Tanpa Ribet

Ikan baung yang mempunyai habitat asli disungai serta lebih dikenal oleh masyarakat luas sebagai ikan duri

Cara Budidaya Ikan Baung Di Kolam Terpal Tanpa Ribet
Ikan Baung

Keberadaan ikan baung yang mempunyai habitat asli disungai serta lebih dikenal oleh masyarakat luas sebagai ikan duri. Ternyata ikan ini mempunyai rasa yang gurih serta tekstur daging yang lembut, maka tidak mengherankan apabila kemudian ikan baung ini menjadi salah satu jenis ikan favorit yang tentunya mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Karena di pangsa pasar sendiri ikan baung sendiri tergolong memiliki harga yang relatif tinggi dan stabil.

Selain memiliki cita rasa yang nikmat ikan baung sendiri juga mempunyai manfaat yang bermacam-macam untuk kesehatan. Oleh karena itu tidak mengherankan apabila banyak kalangan yang memulai membudidayakanya. Maka dari itu saya pada kesempatan kali ini akan menguraikan tentang bagaimana cara budidaya ikan baung di kolam terpal beserta tips dan trik pemeliharaanya.

 

Pembuatan Media Budidaya Kolam Terpal

  1. Pada tahap awal saat akan budidaya ikan baung adalah dengan membuat kolam terpal. Pada intinya keberadaan kolam dibuat dengan bentuk persegi panjang dengan ketinggian 1.5 sampai 2 meter.
  2. Sedangkan untuk panjang serta lebarnya dapat disesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki oleh para pembudidaya. Pada bagian pinggiran serta ujung-ujung kolam sebaiknya diberikan kayu sebagai penyangga agar kolam tidak mudah roboh.
  3. Sebelum digunakan untuk budidaya sebaiknya kolam dikeringkan terlebih dahulu, lantas kemudian diberikan taburan kapur untuk menghilangkan asam yang pada dasar permukaan kolam yang fungsinya untuk menetralisir kolam. Untuk dosis takaran pupuk yang digunakan berkisar antara 180-370 kg/hektar, yang fungsinya yakni dapat memusnahkan hewan ataupun pemangsa yang cukup berbahaya bagi kelangsungan hidup ikan baung. Alangkah baiknya untuk memastikan bahwa kondisi kolam tidak mengandung zat asam.

 

Pemilihan Bibit Unggul Ikan Baung

Salah faktor yang dinilai cukup penting saat akan melakukan budidaya ikan adalah tentunya pemilihan bibit ikan baung dan tentunya harus berkualitas unggul. Oleh karena itu maka dibutuhkan pengetahuan mendasar agar kita dapat memperoleh bibit ikan yang baik dan berkualitas unggul. Hal pertama yang wajib diperhatikan oleh para pembudidaya adalah sebagai berikut:

  • Memastikan kita memilih bibit unggul dari indukan yang berkualitas A.
  • Bibit yang akan dibesarkan mempunyai ukuran yang seragam.
  • Mempunyai pergerakan yang aktif, lincah dan sehat.
  • Bibit mempunyai berat 2-3 gram.
  • Memperhatikan ketika membawa bibit sebaiknya dipastikan bibit ikan dibawa dengan posisi yang aman dan juga tercukupi asupan oksigennya.
  • Pada saat ikan akan dimasukkan ke dalam kolam pembesaran sebaiknya ikan di keluarkan secara perlahan dari kantong plastik untuk kemudian dimasukkan kedalam sebuah wadah bak yang sudah di isi air kolam supaya bibit ikan dapat beradaptasi segera mungkin.

 

Menebarkan Bibit ke Dalam Kolam

Tahapan selanjutnya yang harus dilakukan yaitu dengan menebarkan bibit ke dalam kolam. Waktu penebaran bibit ke kolam pembesaran sebaiknya dilakukan pada pagi ataupun sore hari. Hal demikian bertujuan untuk membantu ikan baung supaya dapat beradaptasi serta tidak langsung terkena terik panas sinar matahari. Apabila pada waktu siang hari, air kolam akan mengalami peningkatan suhu secara drastis sehingga airnya menjadi panas dan berbahaya bagi kelangsungan hidup ikan.

Dilanjutkan dengan penebaran bibit yang dapat dilakukan sesudah air kolam diendapkan selama kurun waktu 1 bulan. Biasanya tingkat kedalaman air dalam kolam berkisar antara 50-80 cm saja. Untuk acuan tingkat kepadatan bibit yang akan di tebar yakni berjumlah 60-100 ekor permeternya. Sebaiknya jangan terlalu padat karena akan menyebabkan para ikan saling berhimpitan dan juga dapat menyebabkan kekurangan suplai oksigen sehingga berdampak pada tingkat kematian pada ikan meningkat.

 

Tips dan Trik Pemeliharaan

Untuk selanjutnya agar ikan dapat bertumbuh dan berkualitas serta dapat dipanen secara tepat waktu maka harus dilakukan suatu pemeliharaan yang benar meliputi hal-hal sebagai berikut ini :

Menjaga Kualitas Air

Langkah pertama yang wajib dilakukan yaitu dengan menjaga kualitas air di dalam kolam. Karena air kolam yang buruk dan juga mengalami pencemaran akan berdampak pada terganggunya laju pertumbuhan dan perkembangan pada ikan baung. Oleh karena itu secara rutin selalu melakukan pengecekan secara berkala air di kolam. Apabila air pada kolam terpal sudah dalam keadaan keruh alangkah baiknya dilakukan pergantian air saat itu juga.

Pemberian Pakan yang Proporsional

Pakan merupakan faktor yang sangat vital sekali dan tidak bisa diabaikan begitu saja karena untuk mendorong laju pertumbuhan pada ikan yang dibudidayakan maka ketersediaan pakan yang mencukupi menjadi hal yang sangat mutlak harus diperhatikan oleh para pembudidaya. Frekuensi pemberian pakan dilakukan sebanyak 3 periode waktu dalam kurun sehari. Untuk waktu pemberian pakan yang tepat adalah pada waktu pagi, sore dan malam hari. Untuk dosis takaran komposisi pakan yang diberikan disesuaikan dengan umur ikan baung. Semakin besar ukuran tentunya kebutuhan pakan akan semakin tinggi pula.

Sedangkan pakan yang diberikan pada ikan juga harus mengandung nutrisi yang tinggi berupa protein, kabohidrat dan juga lemak. Jenis pakan yang biasa digunakan pada ikan baung adalah pellet ikan jenis 781-2 SP. Akan tetapi bisa juga dengan menambahkan pakan tambahan seperti misalnya dedak, ikan asin, serta jagung yang sudah digiling lalu kemudian dicampur menjadi satu adonan lantas kemudian diberikan secara bergantian dengan pakan pabrik pellet ikan.

Pengendalian Serangan Hama dan Penyakit

Serangan hama dan penyakit merupakan salah satu faktor krusial yang menghambat serta dapat menyebabkan kegagalan pada saat budidaya ikan baung ini. Hal tersebut juga terjadi juga dengan budidaya ikan baung yang sangat rentan sekali terhadap serangan hama dan penyakit. Oleh karena itu hal yang perlu dilakukan yaitu dengan selalu mengecek kondisi kolam setiap harinya. Mengapa hal ini justru sering dilakukan? Ya tentunya agar tidak ada hewan liar yang mendatangi dan juga memangsa ikan di kolam kita. Serta dilain sisi juga agar kualitas air kolam tidak mudah terserang berbagai macam penyakit.

 

Demikianlah mengenai ulasan mengenai budidaya ikan baung di kolam terpal semoga bermanfaat dan membantu kalian para pembudidaya.